
Multi Level Marketing (MLM) adalah strategi pemasaran yang melibatkan jaringan distributor untuk menjual produk atau layanan. Salah satu aspek penting dalam MLM adalah sistem perencanaan atau "plan" yang digunakan untuk mengatur komisi dan bonus bagi para anggota. Berikut adalah beberapa jenis sistem plan yang umum digunakan dalam dunia MLM:
1. Unilevel PlanSistem ini memungkinkan setiap anggota merekrut anggota baru dalam satu garis lurus (level). Komisi biasanya dibayarkan berdasarkan jumlah level yang ditentukan perusahaan.
2. Binary PlanDalam sistem ini, setiap anggota hanya dapat merekrut dua orang di bawahnya, membentuk struktur mirip pohon biner. Komisi dihitung berdasarkan keseimbangan jaringan kiri dan kanan.
3. Matrix PlanSistem ini membatasi jumlah anggota yang bisa direkrut dalam satu level, misalnya 3x3 (3 anggota per level hingga 3 level). Jika ada anggota tambahan, mereka akan ditempatkan di bawah anggota lain dalam tim.
4. Breakaway PlanSistem ini memungkinkan distributor yang mencapai level tertentu untuk memisahkan diri dari upline-nya dan membangun jaringan sendiri, sementara upline tetap mendapatkan sebagian kecil komisi dari jaringan tersebut.
5. Generation PlanSistem ini membayar komisi berdasarkan generasi distributor dalam jaringan, bukan hanya berdasarkan level. Biasanya digunakan dalam MLM berbasis produk.
6. Hybrid PlanMerupakan kombinasi dari berbagai sistem plan di atas untuk menciptakan struktur yang lebih fleksibel sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan distributor.
KesimpulanSetiap sistem plan dalam MLM memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pemilihan sistem yang tepat tergantung pada strategi bisnis dan target pasar perusahaan. Dengan memahami berbagai jenis sistem ini, anggota MLM dapat lebih bijak dalam memilih dan mengembangkan jaringan mereka.